Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Milad ke-50 pada akhir Juli 2025. Peringatan ini menandai setengah abad kiprahnya sebagai mitra pemerintah dan pelayan umat.
Acara ini dirancang dengan skala besar dan melibatkan berbagai kegiatan strategis yang mencerminkan kontribusi MUI di berbagai bidang, dari dakwah hingga ekonomi umat.
Wakil Sekretaris Jenderal MUI, M Azrul Tanjung, menyampaikan bahwa Milad Emas ini akan menjadi momentum penting bagi MUI untuk merefleksikan perjalanan panjangnya, sekaligus meluncurkan tiga buku monumental.
“Pertama, buku tentang profil Ketua Umum MUI dari masa ke masa, kedua, buku profil Sekretaris Jenderal, dan ketiga, buku yang mengulas 50 tahun kiprah MUI sebagai mitra pemerintah dan pelayan umat,” ujarnya kepada MUIDigital di kantor MUI Pusat Selasa, (10/6/2025).
Dia menjelaskan, buku ketiga akan membahas peran penting MUI dalam menghadapi dinamika bangsa, termasuk tantangan seperti desakan pembubaran MUI hingga kontribusi MUI dalam bidang ekonomi syariah dan keumatan.
Salah satunya adalah gagasan redistribusi aset, pembentukan pusat investasi umat, dan dorongan terhadap legalisasi lahan umat secara gratis.
Sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan keterlibatan publik, rangkaian Milad Emas ini juga akan dimeriahkan dengan pameran buku yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Dan kita akan mengundang berbagai stakeholder, baik itu sekolah maupun kampus-kampus, untuk memeriahkan pameran buku dalam rangka Milad MUI yang ke-50,” kata kiai Azrul.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Milad ke-50, Kiai Rofiqul Umam Ahmad, menyampaikan bahwa akan ada setidaknya 11 kegiatan besar dalam rangkaian milad.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan baik oleh panitia pusat maupun komisi-komisi di MUI sesuai dengan karakteristik tugas mereka.
“Kegiatan Milad atau ulang tahun MUI tahun ini kebetulan memasuki usia ke-50, jadi ini setengah abad MUI. Tentu punya ciri tersendiri, karena itu banyak arahan dan masukan dari pimpinan terkait kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. Ada kira-kira 11 kegiatan,” ujarnya.

